Nama/Nomor: Wahyu Awaludin/0806466380
Sastra Indonesia FIB UI angk.2008
Jagat pertelevisian kita sebagian diisi oleh sinetron. Sinetron anak adalah sinetron yang mempunyai alur cerita yang diperuntukkan untuk anak-anak. Sayang, pada perkembangannya saat ini, sinetron anak malah tidak berpihak pada anak. Hanya berlabel sinetron anak tetapi alur ceritanya mirip seperti sinetron dewasa. Keberadaan sinetron anak yang kualitasnya bagus menjadi sangat mendesak. Di sini, penulis akan memfokuskan membahas salah satu sinetron anak yang bisa kita jadikan contoh. Judulnya adalah Keluarga Cemara.
Keluarga Cemara berkisah tentang sebuah keluarga yang hidup dengan memilih jalan kejujuran. Aktornya terdiri dari Abah (Adi Kurdi), Emak (Lia Warokka), Euis (Ceria HD), Cemara (anisa Fujianti), dan Agil (Pudji Lestari). Sinetron yang diciptakan oleh Arswendo Atmowiloto ini cukup panjang yakni sekitar 263 episode. Pada tahun 2004, Arswendo membuat episode lanjutan dari Keluarga Cemara (http://kapanlagi.com), tetapi penulis tidak terlalu tahu perkembangannya.
Banyak sisi positif yang bisa diambil dari sinetron Keluarga Cemara. Sinetron ini mengajarkan nilai-nilai tentang prinsip kehidupan yang terpuji. Di antaranya sikap Abah yang mengayomi Emak, sikap Emak yang mengerti keadaan Abah (Abah bekerja menjadi penarik becak). Juga Euis, Agil, dan Cemara yang saling mengayomi sebagai adik dan kakak. Seorang blogger sampai mengungkapkan bahwa “aku rindu jiwa Keluarga Cemara ada di dalam keluarga Indonesia” (http://newbensagung.wordpress.com). Ungkapan jujur ini menunjukkan bahwa keluarga Cemara memang memiliki nilai-nilai luhur. Keluarga Cemara episode baru (yang ditayangkan tahun 2004) juga menampilkan nilai-nilai luhur seperti itu.
Seharusnya sinetron-sinetron yang membawa label “sinetron anak” menjadikan Keluarga Cemara ini sebagai salah satu standar yang baik. Tidak hanya mengejar keuntungan belaka tapi tidak memedulikan kualitas.
Daftar Pustaka
http://kapanlagi.com. “Kisah Keluarga Cemara Dilanjutkan di TV7”. Diakses pada 11 Maret 2010
http://newbensagung.wordpress.com. “Kurindu Keluarga Cemara”. Diakses pada 11 Maret 2010




mohon Ralat :
Buku cerita anak-anak “Keluarga Cemara” memang di tulis oleh Arswendo Atmowiloto. tapi ide mengangkat cerita Keluarga Cemara menjadi sinetron adalah Eduart Pesta Sirait Sutradara film yang menggarap sinetron ini dari episode I sampai dengan XIX, setelah itu dilanjutkan oleh Dedi Setiadi yang malah menjadi amburadul).
saya tahu betul awal dari bagaimana mulanya ide pak eduart pesta sirait membuat ini, sampai menjadi sebuah sinetron yang menjadi tontonan menarik bagi para pemirsa di RCTI.
Banyak yang tidak tahu asal muasal pembuatan ini, krn itu pihak terakhir yang malah diuntungkan. yang pada akhirnya pihak terakhir yang menghancurkan semuanya.
saya berani bertanggung jawab pada tulisan saya ini, karna saya saksi hidup awal mulanya sinetron keluarga cemara.
atas perhatian penulis, saya ucapkan terima kasih.
Lamsihar Pardede (Pimpinan Produksi Sinetron Keluarga Cemara episode 1-19)
terima kasih atas informasi dari Bapak