oleh Nila Rahma Sutan Takdir Alisjahbana lahir pada 11 Februari 1908 di Natal, Tapanuli. Ia pernah menjadi anggota Sociatte de Linguistique de Paris (sejak 1951) dan Comite Directeur de Federation Internationale des Societes de Philosophie di Brussel (1954-1959). STA, begitu dia disebut oleh publik. Banyak karya telah dihasilkannya, antara lain berupa novel, antologi puisi, [...]
Arsip untuk ‘Gender dalam Sastra’ Kategori
Bermimpi dan Berjuang Bebarengan
Diposkan dalam Gender dalam Sastra pada 8 Januari 2010 | 3 Komentar »
Ulasan Film Cerita Perempuan 5
Diposkan dalam Gender dalam Sastra pada 15 Desember 2009 | 1 Komentar »
oleh Nila Rahma Segerombolan perempuan mendatangi segerombolan lelaki yang tengah asik membuka suatu jendela situs web di sebuah warnet. Terkejutlah segerombolan lelaki itu karena didatangi tiba-tiba dengan tuntutan pertanggungjawaban. Seorang gadis SMA, Rahma, terbukti hamil sebagai buah perbuatan terlarang. Teman Rahma, Savina, begitu membela temannya yang terbukti hamil saat itu.. Menjadi masalah besar saat Rahma [...]
Perempuan di Balik Pena Putu Oka Sukanta
Diposkan dalam Gender dalam Sastra, Makalah pada 2 November 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh Khairun Nisa 1. Pengantar Gender berbeda dengan seks, pengertian diantara kedua kadang-kadang disalahartikan masyarakat umum. Pengertian seks sendiri adalah perbedaan jenis kelamin atau perbedaan perempuan dan laki-laki dilihat dari sisi biologis. Gender sendiri memiliki pengertian perbedaan antara perempuan dan laki-laki dipandang dari psikologis dan budaya (Mantik, 2006: 34—37). Dukungan kesetaraan gender dalam sastra tidak [...]
Proses Kehidupan Hiroko di dalam Novel Namaku Hiroko dalam Perspektif Gender
Diposkan dalam Gender dalam Sastra, Makalah pada 29 Oktober 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh Tuslianingsih 1. Pendahuluan Pembicaraan mengenai perempuan telah mengalahkan pergeseran yang cukup mendasar pada saat konsep “gender” digunakan sebagai perspektif. Gender lebih menunjuk kepada relasi laki-laki dan perempuan dalam berinteraksi. Dengan cara ini, fokus kajian tidak hanya tertuju pada perempuan tetapi juga pada laki-laki. Pendekatan semacam ini telah memberikan nuansa baru, terutama dalam menjelaskan dominasi [...]
Pengakuan Pariyem: Lampu Kuning bagi Orang Tua atas Pola Asuh Anak oleh Orang Ketiga
Diposkan dalam Gender dalam Sastra, Laporan Bacaan pada 12 September 2009 | 1 Komentar »
oleh Melody Violine dan Fitri M.I. Sejak dulu, pola pengasuhan anak yang merupakan belahan jiwa dan penerus generasi selalu melibatkan orang ketiga. Karena berbagai alasan, tidak sepenuhnya orang tua dapat merawat dan mengawasi tumbuh kembang buah hatinya. Orang ketiga biasanya dari keluarga dekat (kakak-nenek, paman-bibi, kakak, sepupu) atau dari pihak luar seperti pembantu dalam bermacam [...]
Kumpulan Cerpen Jangan Main-Main dengan Kelaminmu
Diposkan dalam Gender dalam Sastra, Makalah pada 29 Agustus 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kumpulan Cerpen Jangan Main-Main dengan Kelaminmu: Antara Gender dan Feminisme[1] Atiatul Mu’min Ratih Dewi Pendahuluan Dunia sastra merupakan perpaduan yang khas antara kenyataan (realita) dan imajinasi penulis. Penulis terinspirasi dari realita yang dilihatnya dalam kehidupan dan menuangkannya dalam bentuk karya (tulisan). Sehingga, karya sastra seringkali mengeskpresikan apa yang dipikirkan penulis sekaligus dapat menjadi refleksi dari [...]



