Transliterasi Gurindam Dua Belas karya Raja Ali Haji dari Pulau Penyengat di bawah ini diambil dari wikipedia. Tanda baca dan cetak tebal tidak ada dalam naskahnya yang asli. Kajian tentang Gurindam Dua Belas dapat dilihat di tautan ini. Ingin tahu lebih banyak tentang kesusastraan di Pulau Penyengat? Silakan simak tautan ini. Ini gurindam pasal yang [...]
Arsip untuk ‘Puisi’ Kategori
Gurindam Dua Belas
Diposkan dalam Filologi, Puisi pada 13 Agustus 2010 | 4 Komentar »
MILIK SIAPA CINTA SINTA? : GAMBARAN SINTA DALAM PUISI-PUISI INDONESIA MODERN
Diposkan dalam Puisi pada 3 Mei 2010 | 8 Komentar »
oleh Maria Christa Tokoh Sinta memang dapat dikatakan sebagai tokoh sentral dalam epos besar Ramayana karena ia adalah tokoh yang diutamakan dalam penceritaan baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian. “…. Jika Rama mengasingkan diri ke hutan, itu juga berlaku untuk Sinta. Sinta adalah bagian dari Rama. Aku akan berjalan di depanmu. Akan kubuka [...]
Fungsi-Fungsi Puisi
Diposkan dalam Puisi pada 9 April 2010 | 8 Komentar »
Nama: Wahyu Awaludin (0806466380) Prodi Indonesia 2008 Puisi adalah karya seni. Ia adalah karya estetis yang bermakna, yang mempunyai arti, bukan hanya sesuatu yang kosong tanpa makna (Pradopo, 1995: 3). Sesuatu yang mempunyai makna, tentu mempunyai fungsi pula. Horace mengatakan bahwa puisi itu indah dan berguna (dulce et utile). Indah dalam arti ia puitis, bisa [...]
Analisis Puisi “Asmaradana” karya Goenawan Mohamad
Diposkan dalam Puisi pada 8 April 2010 | 5 Komentar »
Nama: Wahyu Awaludin (0806466380) Prodi Indonesia FIB UI angk.2008 Asmaradana Goenawan Mohamad Ia dengar kepak sayap kelelawar dan guyur sisa hujan dari daun, karena angin pada kemuning. Ia dengar resah kuda serta langkah pedati ketika langit bersih kembali menampakkan bimasakti, yang jauh. Tapi di antara mereka berdua, tidak ada yang berkata-kata. Lalu ia ucapkan perpisahan [...]
Cerita Lebaran
Diposkan dalam Puisi pada 4 April 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
oleh Nila Rahma Libur Lebaran tahun ini penuh cerita Saat saya memutuskan pulang tanggal 18 alias H minus dua, detak jantung berdegup biasa sebagai pertanda akan melampauinya dengan baik-baik saja Jumat siang, kaki ini melanglang naik bus kota jurusan terminal di Jakarta, Lebak Bulus namanya Di sana kawan-kawan tengah menanti dua jam sebelum keberangkatan tepatnya [...]
Analisis Puisi “Sebenarnya” karya Goenawan Mohamad
Diposkan dalam Puisi, Ucapan, Label gm pada 27 Maret 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Nama: Wahyu Awaludin NPM: 0806466380 Prodi Indonesia 2008 Goenawan Mohamad dikenal sebagai penyair, pemikir masalah sosial-budaya, penulis Catatan Pinggir, dan wartawan Tempo. Menurut Sapardi Djoko Damono, puisi Goenawan Mohamad (selanjutnya disingkat GM) mempergunakan berbagai muslihat agar sindirannya tepat pada sasarannya. Muslihat yang dipilih biasanya sangat pribadi. GM tak segan mempergunakan perlambangan yang sangat pribadi. Ia [...]



